Kamis, 21 Juli 2011

Lantern

Hari berkalam senja
Saat bocah mulai berbaris
mengucap salam..
Satu persatu kaki kecil menaiki anak tangga
Demi melantunkan bait-bait irama surga

Aku disini..
Menemani dengan cahaya kecil
Tak pernah alpa..
Tak peduli panas
Atau cerobong yang kian menghitam
Karna aku hanya ingin tawa
Dari tubuh kecil yang tak berdosa

                                                     Bugak kr. matee, 06 Januari 2010

TANYA

Sungguh ini tanya dalam hati
Dan ini tanya dalam diri..
Mungkin tak pernah kita sadari
Saat hari dipenuhi mimpi
Saat jam dan detik adalah hal yang paling berarti

Kawan....
Indah rasanya saat kita sedang jatuh cinta
Seperti ada seribu kupu-kupu  bermain di dalam perut
Yang membuat kita geli senyum sendiri
Seperti ada magnet disudut bibir
Yang membuat kita senyum 90 centi

Ini hariku
Ini duniaku
Seakan tak ingin henti
Kulebarkan tangan demi mencegahnya pergi

Namun kawan...
Pernahkah kita bertanya
Apakah ini cinta atau obsesi?
Mengapa marah saat tak bisa memiliki?
Mengapa  gelisah saat perhatian tak singgah di diri?
Begitu pentingkah “indira” demi update lokasi?

Kawan...
Cinta tak pernah memaksa apalagi menyiksa...
Gunakan  TalkMania atau *100# demi bertanya ?
Begitu penting SMS copy demi reputasi?

Sekali lagi kawan...
Cinta itu tidak memaksa apalagi menyiksa
Cinta bukan memeluk lalu menusukkan pisau ke perut

Kawan...
Mungkin kita perlu bertanya
Ini cinta atau obsesi??????????

                                                                             Palda, 08 Februari 2011
#di  apresiasikan untuk kawan yang sedang  diselimuti kabut Cinta - CINDY# ;)

atas nama isi hati

Melingkar santun meski tak sempurna…

Diijabah walau tak semua

Rapat cinta dalam takdir yang berlari

Meski hitam dan putih

Bahkan terkadang tanpa warna

Beri jejak atas cerita ini

Jangan biarkan hanya kiasan

Yang berlalu tanpa makna

Ibarat kata yang tak beraksara

Dan sampai akhirnya semua menjadi bukti atas saksi hati

Bukan alasan publikasi..

Hingga sejajar berdiri sampai ke negeri terakhir..

Amiin...



PALDA, 21 Desember 2009

Genggam Erat Tanganku, Ayah…

dunia menghentak
dan aku tersentak
dunia menghujat
dan aku terperanjat…

ketika kaki ini harus berjalan sendiri
ketika bayang-bayangmu hilang dari diri
ketika tanganmu tak dapat lagi memelukku erat
dan dunia menuntut keberadaan diri

genggam erat tanganku, ayah..
jangan biarkan aku menangis sendiri
jangan biarkan iman lepas dari hati
jangan biarkan ketakutan membelenggu diri

masih ingatkah, ayah..
saat engkau mengajariku mengaji
saat engkau menanamkan pikiran dan jiwa
dengan filosofi penuh arti

sampai saat ini aku mengingatnya, ayah..
kesetiaan yang engkau punya
pengabdian dari keringat yang engkau teteskan
aku menyayangimu ayah..

mengapa dunia begitu cepat berlari..
tanpa terasa kini gadis kecil mencoba mencari jati diri
tapi kalau boleh memilih
aku hanya ingin terus menjadi gadis kecilmu ayah..
memelukmu erat dan menggenggam tanganmu lekat


*ingin memeluknya di saat aku sedih dan senang
dan cuma ayah yang mampu memberi pandangan hidup yang sejati

Everyday is Dollyday

Untuk saat ini..
Setiap detiknya, menit, jam dan hari adalah dolly

Dolly..
malaikat kecil yang selalu ada
disaat senang, sedih dan sendiri
selalu menemani
walau terkadang merepotkan
(meski lelah tapi bobot body ini tak juga kunjung berkurang hohoho..)

Dolly...
bukan teman apalagi sahabat curhat
dia hanyalah keponakan yang manis dan lucu
Tapi Dolly..
seperti obat untuk rasa sakit
dia hujan bagi kemarauku
selalu menjanjikan tawa dan cerita

Dolly..
aTy mencintai dolly
seperti udara yang selalu mengisi ruang
tanpa alpha..
--------------------------------------------------------------------------------------------***

DOLLY SUKA:

>Menggigit
Korban 1: Ditha Nugraha
Lokasi gigitan: Paha
Warna: Biru

Korban 2: Vj MTV :p
Lokasi gigitan: Perut
Warna: Merah berlebel 3 gigi dolly

Korban 3: Firman "damsyik" Maududi (dolly memanggil dengan sebutan "Deeeeeeeeekkkk")
Lokasi Aksi: Punggung,Perut,Telinga (lanjutkan dolly.. kalo ini anty dukung haha)
Warna: Berwarna Neraka (sepertinya harus ke bengkel untuk tempel bekas)

Korban 4,5,6..........: para anak tetangga baik yg kenal maupun tidak (maafkan kekhilafan kami)
Lokasi gigitan: punggung, tangan, kaki, seluruh badan
Warna: *tergantung warna kulit anak anda

>Membelai saat tidur
Korban 1: Junita Pinkduv
Lokasi belaian sayang: perut *dengan sangat lembut nona junit menikmati :))

Korban 2: Bundanya
Lokasi: Telapak Tangan *kurang romantis dolly

>Menyapa setiap orang
(pak, buk, abang, kakak, deeeekkkk)

>Takut sama Ummi (Vita Sahara Faisal) dan anaknya Althaf
dalam pikiran dolly mereka adalah bajak laut lengkap dengan kampak siap u/ memotong leher

>Salam tangan dan Cium pipi
Berbunyi mmmmmmmuuuuaaaaacccchhh

>Mengutip makanan di lantai dan puntung rokok papanya
Bilang "aak" tapi langsung masuk mulut

>Bangun tengah malam
ngomel "mamah cucu"

>Mengikuti perintah antynya
Dolly tolong ambil bantal, ambil kunci, ambil ini itu

>Menyanyi
nyanyian khas planet "caaaaaaaaaaceeeeneee" sambil melihat loudspaker

>Ngomel
Kelual (keluar), jajan, bu bu bu (duit seribu), dolly ganten (ganteng) dan aku lapall (lapar)

>Kakak2
Khusus yang cantik dan putih

>Cium perut siapa saja dan bilang sayankkk dedeeekk

>Makan Makan Makan Makaaaaaaaannnnnn
walaupun mulutnya udah penuh trus dua tangannya memegang makanan,ketiaknya mengapit makanan juga tetap aja dolly menjerit2 minta lagi *agiii..agiii..agiii

>Suara Plastik
kalo dolly lagi ajok bunyikan aja suara plastik pasti langsung diam dan mencari "plastik identik sama makanan"

>Hujan
udan..udan..udan (hujan) berdiri di bawah pancuran air loteng dengan bangga menunjukkan rambut botaknya yang basah

Everyday is Dollyday..
Apa jadinya hari tanpa dolly????

Love u Dolly
sangat...