dunia menghentak
dan aku tersentak
dunia menghujat
dan aku terperanjat…
ketika kaki ini harus berjalan sendiri
ketika bayang-bayangmu hilang dari diri
ketika tanganmu tak dapat lagi memelukku erat
dan dunia menuntut keberadaan diri
genggam erat tanganku, ayah..
jangan biarkan aku menangis sendiri
jangan biarkan iman lepas dari hati
jangan biarkan ketakutan membelenggu diri
masih ingatkah, ayah..
saat engkau mengajariku mengaji
saat engkau menanamkan pikiran dan jiwa
dengan filosofi penuh arti
sampai saat ini aku mengingatnya, ayah..
kesetiaan yang engkau punya
pengabdian dari keringat yang engkau teteskan
aku menyayangimu ayah..
mengapa dunia begitu cepat berlari..
tanpa terasa kini gadis kecil mencoba mencari jati diri
tapi kalau boleh memilih
aku hanya ingin terus menjadi gadis kecilmu ayah..
memelukmu erat dan menggenggam tanganmu lekat
*ingin memeluknya di saat aku sedih dan senang
dan cuma ayah yang mampu memberi pandangan hidup yang sejati

Tidak ada komentar:
Posting Komentar